Memasyarakatkan Olahraga Mengolahragakan Masyarakat

Panduan Sebelum Anda Menonton Siaran Langsung dan Berolahraga

Ferrari Mundur Dari Balapan F1 Tahun Depan!

Sebuah berita yang sangat mengagetkan bagi para penggemar Tim Kuda Jingkrak, termasuk saya tentunya. Siapa yang bisa melupakan kejayaan Ferrari saat Michael Schumacher masih ada disana. Dan juga saat Kimi Raikkonnen menjadi juara dunia tahun 2007 lalu, meskipun pada musim ini Ferrari seperti tak bertaji dan tenggelam dibawah bayang-bayang BrawnGP. Rencana mundurnya Ferrari berkaitan dengan ide Budget Cap dari Presiden FIA Max Mosley. Nah Budget Cap itu apaan? Ternyata Budget Cap adalah memotong anggaran biaya semua tim F1 mulai musim depan dan nilai yang ditetapkan adalah 40 juta poundsterling. Sebenarnya, budget cap bukanlah hal yang wajib untuk semua tim karena ini hanya merupakan opsi. Meskipun demikian, ada sikap pilih kasih bagi tim-tim yang setuju dengan rencana tersebut karena akan mendapatkan sejumlah kemudahan seperti kebebasan dalam hal teknis, yaitu sayap depan dan belakang bisa disesuaikan, mesin tanpa pembatas putaran, bebas tes dan bebas menggunakan wind tunnel hingga skala penuh. Hal sebaliknya akan dialami tim yang tidak setuju. Alhasil, dengan demikian dapat dipastikan akan terdapat dua tingkat balapan atau two-tier series (Kompas.com). Dan ternyata bukan hanya Ferrari yang berniat mundur, juga ada Red Bull, Toyota dan Renault. Melalui presidennya, Luca di Montezemolo, tim “Kuda Jingkrak” itu menyatakan bahwa budget cap akan menodai sportivitas dan nilai-nilai F1. Namun, Mosley tak menggubrisnya dan malah menantang “Scuderia” dengan mengatakan: “F1 tetap berjalan meskipun tanpa Ferrari.”

Beberapa regulasi/peraturan baru F1 memang membingungkan, termasuk bagi para pembalap. Berikut ini pernyataan resmi dari Ferrari yang saya ambil dari Kompas.com:
‘Jajaran manajemen Ferrari, yang dipimpin Luca di Montezemolo, hari ini menganalisis kondisi keuangan pada kuarter pertama 2009. Meskipun dunia dilanda krisis ekonomi global, yang ikut memengaruhi dunia otomotif, tetapi Ferrari tetap stabil karena tetap meraih keuntungan hampir sama dengan rekor tahun 2008.
‘Omzet pada tiga bulan pertama adalah 441 juta euro (sekitar Rp 6,230 triliun), dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2008, sebesar 455,7 juta euro (sekitar Rp 6,438 triliun). Adapun laba pada kuarter pertama mencapai 54 juta euro (sekitar Rp 762,835 miliar), dibandingkan dengan laba tahun lalu yang mencapai 59 juta euro (sekitar Rp 833,770 miliar).
‘Hasil dari perkenalan model-model baru, kesuksesan dari Ferrari California dan Scuderia Spider 16M, pertumbuhan yang konstan dalam aktivitas yang berhubungan dengan brand (e-commerce, licensing, merchandising, dan retail) serta usaha terus-menerus dari perusahaan untuk melakukan efisiensi secara maksimal.
‘Manajemen juga menguji kemajuan yang dihubungkan dengan keputusan FIA dalam rapat luar biasa World Sport Council pada 29 April 2009. Meskipun pertemuan itu sebenarnya hanya untuk menguji masalah tata tertib, tetapi keputusan yang diambil membuat, untuk pertama kalinya dalam sejarah F1, bahwa musim 2010 akan ada dua peraturan berbeda untuk teknik dan parameter ekonomi, yang didasarkan pada kesewenang-wenangan.
‘Manajemen mempertimbangkan bahwa jika kerangka aturan ini untuk F1 mendatang, maka harus digarisbawahi bahwa Ferrari yang sudah ikut F1 selama 60 tahun—satu-satunya konstruktor yang ikut sejak F1 dimulai 1950—hampir pasti mundur.
‘Manajemen juga kecewa dengan metode yang diadopsi FIA dalam mengambil keputusan bahwa tidak ada kesepakatan dengan para konstruktor dan tim. Aturan yang sama bagi semua tim, stabilitas regulasi, kelanjutan upaya FOTA secara metodologis dan progresif untuk mengurangi biaya, serta pengaturan yang baik untuk F1 adalah prioritas masa depan. Jika prinsip-prinsip yang tak tergantikan ini tidak dihormati dan bila regulasi yang diadopsi pada 2010 tidak berubah, Ferrari tak berniat mengikutsertakan mobilnya pada musim depan,” lanjut pernyataan itu.
‘Ferrari yakin, banyak fans di seluruh dunia akan memahami bahwa keputusan yang sulit ini sejalan dengan semangat olahraga motor dan F1, selalu mencari dan menjunjung tinggi nilai olahraga ini. Pemimpin direktur dari manajemen dimandat untuk mengevaluasi cara-cara yang cocok dan metode-metode untuk melindungi perhatian perusahaan. (PLNF1)

Iklan

Filed under: Formula 1, Serba-Serbi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Sabalong Samalewa

free counters

RSS Free Mp3

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Lintas Berita

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Terjemahkan Ke Bahasa:

Status YMku…

Mei 2009
S S R K J S M
« Apr   Jun »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Arsip Sport’s

RSS Tempointeraktif Sport’s

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Liga Indonesia

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Beritabola

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Link

Situs Resmi Formula 1 Flinst = Warnet Asyik di Sumbawa Blog Gado-Gadonya Tau Samawa Situs Resmi MotoGP Situs Resmi Liga Inggris Situs Resmi Liga Champions Situs Resmi PSSI Situs Resmi NBA Situs Resmi Chelsea FC Situs Resmi Inter Milan FC Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Sumbawa Suzuki Sumbawa Situs Resmi Superbike World Championship ifa.com - Situs Resmi Federasi Asosiasi Sepakbola Sedunia www.espnstar.com - Situs Resmi ESPN
%d blogger menyukai ini: